Jumat, 27 Februari 2015

Kemah Anak - Asyik lho

Sabtu siang, ada yang berbeda di kampung setia negara satu. Beberapa anak-anak sudah berkumpul, mereka mendaftarkan diri untuk ikut kemah anak Indonesia yang diadakan oleh Sumatera Institute. Mereka sudah siap dengan perlengkapannya untuk ikut berkemah, baju tebal, selimut dan beras untuk memasak, bahkan ada yang membawa ikan asin dan telur.

Ini adalah pengalaman mereka yang paling mendebarkan, berkemah ! mereka adalah anak-anak yang tidak pernah berpisah dari orang tuanya. Kemudian merasakan malam bersama teman-temannya. Wuih, malam yang menarik.

Malam itu ditunjuklah dari mereka sendiri sebagai ketua regu, yang memimpin mereka selama perkemahan berlangsung. dari mereka juga ditunjuk pemimpin kegiatan. Ada pemimpin kegiatan makan malam, pemimpin sholat, pemimpin tidur, pemimpin berbaris, pemimpin memasak. Hampir semua kebagian tugas dan mereka bertanggungjawab untuk masing-masing tugasnya. wah, tampaknya kakak pembina hanya melihat kerja-kerja mereka.

Ada saja permainan yang mereka lakukan sebelum tidur. masing-masing dari mereka mempersembahkan dan menciptakan tepukan masing-masing, ada tepuk 3-7 tepuk rutin pramuka, tepuk cola-cola, tepuk cuntet, tepuk parbada pun mereka ciptakan, akh... anak-anak ternyata bisa kreatif ketika diberi ruang. Dan di malam itu juga mereka menceritakan tentang diri mereka,cita-cita mereka dan mengapa mereka bercita-cita itu. mereka jadi tahu diri mereka dan teman mereka, melatih percaya diri bercerita di depan teman-temannya. hal yang sederhana, namun membuat bahagia.

Nah, dipagi harinya mereka sudah siap dengan pakaian olah raga. Sebelum gerak jalan, mereka pun sholat subuh berjemaah. Dan mereka pun melaksanakan gerak jalan. setelah sarapan pagi, mereka disambut dengan kegiatan yang seru, yakni memasak. Mereka dibentuk menjadi 3 regu dan diberi modal Rp 10.000 untuk berbelanja. Maka mereka pun berlomba memasak sendiri. wah ... sesuatu yang belum pernah mereka lakukan. wah siapakah pemenangnya ??? pemenangnya adalah kita semua. Anak-anak sudah belajar mandiri, mulai sholat, tidur, masak dan makan, hingga mencuci piring sendiri.

Tepat jam 12 siang, setelah menikmati hasil masakan mereka, anak-anak kembali diingatkan tentang makna berkemah. agar kegiatan yang dilaksanakan bisa dilakukan di rumah, sebab anak anak sudah dilatih untuk menjadi insan yang mandiri, berjuang dan berani ! Ayo... Asyik khan.

www.rumahditengahladang.blogspot.com

Kegiatan Anak Kreativ bersama Sumatera Institute





Setiap anak memiliki mimpi dan cita-cita. Meski ia tidak tahu mengapa ia harus bermimpi dan memiliki cita-cita itu.Mereka seakan ingin cepat dewasa agar segera meraih itu semua. Mereka hanya melihat dan mendengar, bahkan menirukan. Jangan sampai, apa yang mereka lihat, apa yang mereka dengar justru dari sumber yang salah, sebab semua profesi itu pada dasarnya adalah mulia. Tinggal bagaimana melakoni kemuliaan profesi itu.
Yuk mari mengajar anak-anak dengan hal yang paling sederhana, agar mereka tahu nilai-nilai kebenaran. Sebab anak adalah kertas putih, yang tak punya salah dan dosa. Kita, orang orang dewasalah yang ikut memberi warna bagi kehidupannya

www.rumahditengahladang.blogspot.com